WAWASAN
NUSANTARA

DISUSUN
OLEH
TITI
AFIFAH
1DA02
45217974
FAKULTAS
BISNIS DAN KEWIRAUSAHAAN
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2017
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kehadiran Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha
Pemurah Allah SWT, karena berkat ridho-Nya kami bisa menyelesaikan
sebuah karya tulis Softskill yaitu bertema tentang “WAWASAN NUSANTARA”
Makalah ini dibuat dari beberapa sumber yang akurat
dalam jangka waktu tertentu sehingga menghasilkan karya yang bisa
dipertanggungjawabkan hasilnya.
Saya menyadari bahwa masih sangat banyak kekurangan
yang mendasar pada makalah ini. Oleh karna itu saya mengundang pembaca untuk
memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kemajuan ilmu
pengetahuan ini.
Terima kasih, dan semoga makalah ini bisa memberikan
manfaat bagi kita semua sehingga kita bisa menambah wawasan yang luas.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...........................................................................................2
DAFTAR ISI.......................................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN.....................................................................................
4
A. LATAR
BELAKANG..........................................................................4 B. RUMUSAN
MASALAH...................,,,...............................................4 C.TUJUAN
MASALAH...........................................................................5
BAB II PEMBAHASAN.........................................................................................6
A. Pengertian wawasan
nasional.....................................................6
B. Teori –teori geopolitik.................................................................7
C. Wawasan nasional
Indonesia......................................................8-9
BAB III PENUTUP..............................................................................................10
A. KESIMPULAN......................................................................................10
B. SARAN.................................................................................................10
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................10
BAB 1
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG dan PENGERTIAN
Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
keanekaragaman (pendapat, kepercayaan, hubungan, dsb) memerlukan suatu perekat
agar bangsa yang bersangkutan dapat bersatu guna memelihara keutuhan negaranya.
Suatu bangsa dalam menyelengarakan kehidupannya tidak terlepas dari pengaruh
lingkungannya, yang didasarkan atas hubungan timbal balik atau kait-mengait
antara filosofi bangsa, idiologi, aspirasi, dan cita-cita yang dihadapkan pada
kondisi sosial masyarakat, budaya dan tradisi, keadaan alam dan wilayah serta
pengalaman sejarah . Upaya pemerintah dan
rakyat menyelengarakan kehidupannya, memerlukan suatu konsepsi yang berupa
Wawasan Nasional yang dimaksudkan untuk menjamin kelangsungan hidup, keutuhan
wilayah serta jati diri. Kata wawasan berasal dari bahasa Jawa yaitu wawas
(mawas) yang artinya melihat atau memandang, jadi kata wawasan dapat diartikan
cara pandang atau cara melihat. Kehidupan negara senantiasa dipengaruhi
perkembangan lingkungan strategik sehinga wawasan harus mampu memberi inspirasi
pada suatu bangsa dalam menghadapi berbagai hambatan dan tantangan yang
ditimbulkan dalam mengejar kejayaanya. Dalam mewujudkan aspirasi dan perjuangan
ada tiga faktor penentu utama yang harus diperhatikan oleh suatu bangsa :
1. Bumi/ruang
dimana bangsa itu hidup
2.
Jiwa, tekad dan semangat manusia / rakyat
3.
Lingkungan
4.
Wawasan
Nasional adalah cara pandang suatu bangsa yang
5.
telah
menegara tentang diri dan lingkungannya dalam
6.
eksistensinya
yang serba terhubung (interaksi & interelasi) serta
7.
pembangunannya
di dalam bernegara di tengah-tengah
8. lingkungannya
baik nasional, regional, maupun global.
A. Rumusan Masalah
a. Apakah pemikiran berdasarkan aspek
sosial budaya?
b. apakah yang dimaksud dengan wawasan
nusantara?
B. Tujuan masalah
a. Untuk mengetahui bagaimana
terbentuknya wawasan nusantara
b. Untuk mengetahui teori teori wawasan
nusantara
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Wawasan nasional
dibentuk dan dijiwai oleh paham kekuasaan
dan geopolitik yang dianut oleh negara yang bersangkutan.
1.
Paham-paham kekuasaan
a. Machiavelli (abad XVII) Dengan judul
bukunya The Prince dikatakan sebuah negara itu akan bertahan apabila menerapkan
dalil-dalil:
1.
Dalam merebut dan mempertahankan kekuasaan segala cara dihalalkan
2. Untuk menjaga kekuasaan rezim,
politik adu domba (devide et empera) adalah sah.
3. Dalam dunia politik,yang kuat pasti
dapat bertahan dan menang.
b. Napoleon Bonaparte (abad XVIII) Perang
dimasa depan merupakan perang total, yaitu perang yang mengerahkan segala daya
upaya dan kekuatan nasional. Napoleon berpendapat kekuatan politik harus
didampingi dengan kekuatan logistik dan ekonomi, yang didukung oleh sosial
budaya berupa ilmu pengetahuan dan teknologi suatu bangsa untuk 3 membentuk
kekuatan pertahanan keamanan dalam menduduki dan menjajah negara lain.
c. Jendral Clausewitz (abad XVIII) Jendral
Clausewitz sempat diusir pasukan Napoleon hingga sampai Rusia dan akhirnya dia
bergabung dengan tentara kekaisaran Rusia. Dia menulis sebuah buku tentang
perang yang berjudul “Vom Kriegen” (tentang perang). Menurut dia perang adalah
kelanjutan politik dengan cara lain. Buat dia perang sah-sah saja untuk
mencapai tujuan nasional suatu bangsa.
d. Fuerback dan Hegel (abad XVII) Paham
materialisme Fuerback dan teori sintesis Hegel
menimbulkan aliran kapitalisme dan
komunisme. Pada waktu itu berkembang paham
perdagangan bebas (Merchantilism). Menurut mereka ukuran keberhasilan
ekonomi suatu negara adalah seberapa besar surplus ekonominya, terutama diukur
dengan seberapa banyak emas yang dimiliki oleh negara itu.
e. Lenin (abad XIX) Memodifikasi teori
Clausewitz dan teori ini diikuti oleh Mao Zhe Dong yaitu perang adalah
kelanjutan politik dengan cara kekerasan. Perang bahkan pertumpahan
darah/revolusi di negara lain di seluruh dunia adalah sah, yaitu dalam rangka mengkomuniskan
bangsa di dunia.
f. Lucian W. Pye dan Sidney Tahun 1972
dalam bukunya Political Cultural dan Political
Development dinyatakan bahwa kemantapan suatu sistem politik hanya dapat
dicapai apabila berakar pada kebudayaan politik 4 bangsa ybs. Kebudayaan
politik akan menjadi pandangan baku dalam melihat kesejarahan sebagai satu
kesatuan budaya. Dalam memproyeksikan eksistensi kebudayaan politik tidak semata-mata
ditentukan oleh kondisi-kondisi obyektif tetapi juga harus menghayati kondisi
subyektif psikologis sehingga dapat menempatkan kesadaran dalam kepribadian
bangsa.
B. Teori–teori geopolitik (ilmu
bumi politik)
Geopolitik adalah ilmu yang mempelajari
gejala-gejala politik dari aspek geografi. Teori ini banyak dikemukakan oleh
para sarjana seperti :
a. Federich
Ratzel
1.
Pertumbuhan negara dapat dianalogikan (disamakan/mirip) dengan pertumbuhan organisme
(mahluk hidup) yang memerlukan ruang hidup, melalui proses lahir, tumbuh, berkembang,
mempertahankan hidup tetapi dapat juga menyusut dan mati.
2.
Negara identik dengan suatu ruang yang ditempati oleh kelompok politik dalam
arti kekuatan. Makin luas potensi ruang makin memungkinkan kelompok politik itu
tumbuh (teori ruang).
3.
Suatu bangsa dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya tidak terlepas dari
hukum alam. Hanya bangsa yang unggul yang dapat bertahan hidup terus dan
langgeng.
4.
Semakin tinggi budaya bangsa semakin besar kebutuhan atau dukungan sumber daya
alam. Apabila tidak terpenuhi maka bangsa tsb akan mencari pemenuhan kebutuhan
kekayaan alam diluar wilayahnya (ekspansi). Apabila ruang hidup negara
(wilayah) sudah tidak mencukupi, maka dapat diperluas dengan mengubah batas negara
baik secara damai maupun dengan kekerasan/perang. Ajaran Ratzel menimbulkan dua
aliran :
-menitik
beratkan kekuatan darat
-menitik beratkan kekuatan laut
Ada
kaitan antara struktur politik/kekuatan politik dengangeografi disatu pihak,
dengan tuntutan perkembangan atau pertumbuhan negara yang dianalogikan dengan
organisme (kehidupan biologi) dilain pihak.
b. Rudolf Kjellen
1. Negara sebagai
satuan biologi, suatu organisme hidup. Untukmencapai tujuan negara, hanya
dimungkinkan dengan jalan memperoleh ruang (wilayah) yang cukup luas agar memungkinkan
pengembangan secara bebas kemampuan dan kekuatan rakyatnya.
2. Negara merupakan suatu sistem
politik/pemerintahan yang meliputi bidang-bidang: geopolitik,ekonomipolitik, demopolitik,
sosialpolitik dan kratopolitik.
3. Negara tidak harus bergantung pada
sumber pembekalan luar, tetapi harus mampu swasembada serta memanfaatkan kemajuan
kebudayaan dan teknologi untuk meningkatkan
kekuatan nasional.
C. Wawasan Nasional Indonesia
Wawasan
nasional Indonesia dikembangkan berdasarkan wawasan nasional secara universal
sehingga dibentuk dan dijiwai oleh paham kekuasaan dan geopolitik yang dipakai
negara Indonesia.
A. Paham kekuasaan Indonesia
Bangsa Indonesia yang berfalsafah dan
berideologi Pancasila menganut paham tentang perang dan damai berdasarkan :
“Bangsa Indonesia cinta damai, akan tetapi lebih cinta kemerdekaan”. Dengan
demikian wawasan nasional bangsa
Indonesia tidak mengembangkan ajaran kekuasaan
dan adu kekuatan karena hal tersebut mengandung persengketaan dan
ekspansionisme.
B. Geopolitik Indonesia
Indonesia
menganut paham negara kepulauan berdasar
ARCHIPELAGO CONCEPT yaitu laut sebagai
penghubung daratan sehingga wilayah negara menjadi satu kesatuan yang utuh
sebagai Tanah Air dan ini disebut negara kepulauan.
A. Dasar pemikiran wawasan nasional Indonesia
Bangsa Indonesia dalam menentukan
wawasan nasional mengembangkan dari kondisi nyata. Indonesia dibentuk dan
dijiwai oleh pemahaman kekuasan dari bangsa Indonesia yang terdiri dari latar
belakang sosial budaya dan kesejarahan Indonesia.
Untuk itu
pembahasan latar belakang filosofi sebagai dasar pemikiran dan pembinaan
nasional Indonesia ditinjau dari :
1. Pemikiran
berdasarkan falsafah Pancasila
Manusia
Indonesia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang mempunyai naluri, akhlak dan daya
pikir, sadar akan keberadaannya yang serba terhubung dengan sesama, lingkungan,
alam semesta dan dengan Penciptanya. Kesadaran ini
menumbuhkan
cipta, karsa dan karya untuk mempertahankan eksistensi dan kelangsungan
hidupnya dari generasi ke generasi. Adanya kesadaran yang dipengaruhi oleh
lingkungannya, manusia Indonesia memiliki motivasi demi terciptanya suasana
damai dan tentram menuju kebahagiaan serta demi terselenggaranya keteraturan
dalam membina hubungan antar sesamanya. Dengan demikian nilai-nilai Pancasila
sesungguhnya telah bersemayam dan berkembang dalam hati sanubari dan kesadaran
bangsa Indonesia, termasuk didalam menggali dan mengembangkan Wawasan Nasional.
Wawasan Nasional merupakan pancaran dari Pancasila oleh karena itu menghendaki
terciptanya persatuan dan kesatuan
dengan tidak
menghilangkan ciri, sifat dan karakter dari kebhinekaan unsur-unsur pembentuk
bangsa (suku bangsa, etnis dan golongan).
1. Pemikiran
berdasarkan aspek kewilayahan
Dalam kehidupan
bernegara, geografi merupakan suatu
fenomena yang
mutlak diperhatikan dan diperhitungkan baik fungsi
maupun
pengaruhnya terhadap sikap dan tata laku negara ybs.
Wilayah
Indonesia pada saat merdeka masih berdasarkan
peraturan
tentang wilayah teritorial yang dibuat oleh Belanda yaitu
“Territoriale Zee en
Maritieme Kringen Ordonantie 1939” (TZMKO
BAB III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Jadi dapat disimpulkan dari teori
teori diatas bahwa indonesia mempunyai beberapa paham geospolitik diindonesia
dan Segala sumber kekayaan alam yang terdapat dalam landas kontinen Indonesia adalah
milik ekslusif bangsa Indonesia
.RI bersedia menyelesaikan soal garis
batas dengan negara tetangga melalui perundingan
Jika tidak ada perjanjian batas ,maka
batas landas kontinen Indonesia adalah suatu garis yang ditarik ditengah-tengah
antara titik luar wilayah negara tetangga.
Claim
diatas tidak mempengaruhi sifat serta status daripada perairan diatas landas kontinen
Indonesia maupun ruang udara diatasnya.
b. SARAN
Sebaiknya
mahasiswa harus mengetahui hal ini karena hal tersebut berhubungna dengan
negara dan sejarah.
Daftar pustaka
www.File.upi.edu>direktori>FIP>nusantara.com
Komentar
Posting Komentar